种卿忡
2019-05-22 03:51:05
发布时间2016年8月9日上午10:32
更新于2016年8月9日上午10:32

Sejumlah calon penumpang beraktivitas di terminal 3 baru bandara Soekarno- Hatta,Tangerang,Banten,pada 9 Agustus 2016. Foto oleh Lucky R./Antara

Sejumlah calon penumpang beraktivitas di terminal 3 baru bandara Soekarno- Hatta,Tangerang,Banten,pada 9 Agustus 2016. Foto oleh Lucky R./Antara

雅加达,印度尼西亚 - 3号航站楼Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang,Banten,resmi mulai beroperasi pada Selasa,9 Agustus,pukul 00:01 WIB。

Pengoperasian Terminal 3 ditandai dengan penerbangan pesawat Garuda Indonesia rute Jakarta-Jayapura pukul 01:20 WIB。

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau operasi ke terminal tersebut pada Selasa dini hari,memeriksa seluruh fasilitas pendukung mulai dari pemeriksaan sinar X,konter check in ,ruang tunggu,sampai area komersial。

Belum seluruh fasilitas pendukung selesai dibangun di terminal itu。 Tetapi fasilitas pendukung seperti厕所,mushala,serta地区komersial tempat restoran dan toko buku sudah ada kendati masih bersifat sementara。

Budi berharap fasilitas Terminal 3 bisa meningkatkan pelayanan kepada penumpang pesawat domestik maupun internasional。

“Kita harapkan terminal ini bisa menambah kapasitas terminal yang ada,1 dan 2,karena Terminal 3 Soekarno-Hatta ini bisa menampung 25 juta penumpang per tahun,”katanya。

Saat ini baru penerbangan domestik maskapai Garuda Indonesia yang menggunakan fasilitas Terminal 3。

Selanjutnya,pemindahan penerbangan internasional akan dilakukan secara bertahap hingga Maret 2017。

“Garuda国际diupayakan pindah 11月,selanjutnya maskapai yang tergabung aliansi天合联盟bulan berikutnya,sehingga semuanya siap Maret 2017,”katanya。

Pada 2017,Budi mengatakan,pembangunan sarana pendukung moda perpindahan penumpang antarterminal serta kereta bandara Manggarai-Soetta juga akan dirampungkan。

Akan dijadikan gerbang pariwisata

Direktur Utama Garuda Indonesia M Arif Wibowo(kedua kiri)berbincang dengan penumpang di登机口终端3 baru bandara Soekarno Hatta,Tangerang,Banten,pada 9 Agustus 2016. Foto oleh Lucky R./Antara

Direktur Utama Garuda Indonesia M Arif Wibowo(kedua kiri)berbincang dengan penumpang di登机口终端3 baru bandara Soekarno Hatta,Tangerang,Banten,pada 9 Agustus 2016. Foto oleh Lucky R./Antara

Pemerintah berencana akan menjadikan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai gerbang pariwisata。

“Kita tahu bahwa pemerintah sedang melakukan upaya pengkatan jumlah turis,kita usahakan agar lebih baik di penerbangan internasional,agar Terminal 3 bisa menjadi lompatan layanan bagi Indonesia dan internasional,”kata Budi。

Budi berharap para pelancong mancanegara yang transit di terminal bandara itu bisa ditarik untuk mengunjungi kawasan wisata di wilayah sekitar。

“Saat ini ada 15 juta penumpang dari Australia ke Tiongkok,India dan sebagainya,kalau dari 15 juta itu lima juta yang transit,kita harapkan satu juta jadi turis,”katanya。

Ia mengatakan pemerintah akan mendorong operator penerbangan seperti Garuda Indonesia membuat paket penawaran yang menarik bagi penumpang demi menarik warga mancanegara mengunjungi Indonesia。

“Kita juga sudah memberi tahu Garuda untuk membuat bargaining yang lebih baik,”katanya。

Menteri Pariwisata Arief Yahya sebelumnya telah meninjau Terminal 3 dan berharap fasilitas itu bisa mendukung kegiatan promosi pariwisata。

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah juga berharap bisa memromosikan seni dan budaya Banten di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta。

Dia ingin kesenian tradisional seperti gambang keromong,silat beksi,tari nyimas melati,dan lenong Betawi bisa dipromosikan di sana。

“Kapasitas bandara akan ditingkatkan dari 66 juta ke 88 juta penumpang dari target 100 juta penumpang per-tahun.Artinya itu bisa menjadi peluang bagi kami,termasuk bagaimana kita memperkenalkan budaya tangerang atau Banten ke dunia,termasuk budaya Sunda yang menjadi bagian dari masyarakat Banten, “卡塔阿里夫。 -Antara / Rappler.com