充揲青
2019-05-22 05:32:22
2017年11月5日下午1:51发布
2017年11月5日下午1:51更新

Kuasa hukum Ketua DPR Setya Novanto Frederic Yunadi(kanan)dan timnya menunjukkan sejumlah meme Setya Novanto yang beredar di internet di Direktorat Pidana Cyber​​ Bareskrim Polri,Jakarta,Rabu(1/11)。 FOTO oleh Rosa Panggabean / ANTARA

Kuasa hukum Ketua DPR Setya Novanto Frederic Yunadi(kanan)dan timnya menunjukkan sejumlah meme Setya Novanto yang beredar di internet di Direktorat Pidana Cyber​​ Bareskrim Polri,Jakarta,Rabu(1/11)。 FOTO oleh Rosa Panggabean / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Pengacara Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)Saor Siagian menduga bahwa ada perilaku tidak adil dari Kepolisian yang lebih cepat memproses kasus laporan yang dibuat tim kuasa hukum Ketua DPR RI Setya Novanto ketimbang melanjutkan proses kasus yang dialami Novel Baswedan。

“Polisi menurut kami tidak berlaku adil.Bagaimana laporan dalam hitungan beberapa hari kurang dari 20 hari sudah melakukan penyidikan,tapi ini(kasus Novel)setengah tahun belum ada perkembangan,”kata Saor Siagian di kantor Lembaga Badan Hukum(LBH)Pers,Kalibata,雅加达Timur pada Minggu,2017年11月5日。

Saor Siagian menyesalkan sikap polisi yang lebih cepat memproses laporan dari seorang yang diduga terlibat dalam kasus korupsi ketimbang melanjutkan kasus yang menimpa penyidik lembaga anti rasuah。

Seperti diberitakan sebelumnya,penyidik KPK小说Baswedan disiram空气keras pada Selasa,2017年4月11日.Insten ini terjadi saat ia pulang dari Masjid di komplek rumahnya。 Kala itu小说sedang menangani kasus korupsi KTP elektronik,kasus yang turut menyeret Setya Novanto。

Tak terima dituduh terlibat,Setya mengajukan praperadilan yang akhirnya menggugurkan status tersangkanya。 Upayanya untuk membela diri belum usai,beberapa laporan diajukan seperti laporan tentang meme yang Setya sebut sebagai pencemaran nama baik。

Publik pun geram melihat sering mangkirnya Setya dari panggilan KPK dan Pengadilan Tipikor,terlebih setelah Polisi memproses laporan Setya Novanto hingga proses penyidikan tak kurang dari 20 hari。

Saor mengimbau琼脂KPK segera menerbitkan surat perintah penyidikan(Sprindik)baru agar ketidakterlibatan Setya Novanto bisa diuji di pengadilan,sekaligus membuktikan benar tidaknya sindiran satir meme Setya Novanto tersebut。

Pengacara publik LBH Ayu Eza Tiara mengatakan bahwa seharusnya sebagai pejabat publik,Setya Novanto mampu menerima kritik sepedas apapun itu。

Polisi lamban urus aduan

Ayu mengatakan bahwa Kepolisian menjadi lembaga yang paling lama dalam memproses aduan masyarakat menurut Ombudsman。 Dan benar saja,catatan Ombudsman tahun 2016 memperlihatkan dari 1.612 laporan tentang lamanya proses aduan,paling banyak berasal dari Polri。

“Paling banyak dilaporkan oleh masyarakat untuk pelayanan Kepolisian pada tingkat Polres,di mana diskriminasi pelayanan dan penundaan proses kasus yang berlarut-larut paling banyak dikeluhkan。

Ini yang seharusnya menjadi perhatian instansi Kepolisian untuk memeriksa apa yang sebenarnya terjadi,“jelas Komisioner Ombudsman Adrianus Meliala di kantornya pada Jumat,2016年12月30日。

Dalam catatan Ombudsman sejak pertengahan tahun 2016 ada empat provinsi yakni DKI Jakarta,Jawa Barat,Jawa Timur,dan Banten dengan jumlah pelaporan pengaduan paling banyak。 Bahkan dugaan mal-administrasi,baik pelayanan penegakan hukum di lembaga peradilan maupun lembaga pemasyarakatan,yang paling menonjol。

Mengherankan memang,ketika dalam waktu kurang dari 20 hari,Kepolisian mampu dengan cepat memproses laporan Setya Novanto,padahal tahun lalu Kepolisian dianggap lamban dalam memproses laporan masyarakat umum。

Pembuat meme Dyan Kemala Arrizqi sudah dijadikan tersangka pada Rabu 1月11日lalu。 Kepolisian berencana akan menyelidiki kasus meme Setya Novanto ini。

Ada 68 versi meme yang beredar,dan setidaknya sudah ada 15 akun Facebook,9 akun Instagram,dan 8 akun Twitter yang sudah dilaporkan。 Dari perkembangannya,jumlah itu bertambah hingga 68 akun yang akan dikejar。 -Rappler.com