逯米
2019-05-22 04:46:11
发布时间:2016年7月29日上午7:51
2016年7月29日下午12:12更新

EKSEKUSI MATI。 Jaksa Muda Pidana Umum(Jampidum)mengkonfirmasi 4 terpidana yang telah dieksekusi mati。 Belum diketahui nasib sisa 10 terpidana lainnya,apakah ditunda atau tidak jadi dieksekusi。 Foto oleh Muhammad Adimaja / ANTARA

EKSEKUSI MATI。 Jaksa Muda Pidana Umum(Jampidum)mengkonfirmasi 4 terpidana yang telah dieksekusi mati。 Belum diketahui nasib sisa 10 terpidana lainnya,apakah ditunda atau tidak jadi dieksekusi。 Foto oleh Muhammad Adimaja / ANTARA

雅加达,印度尼西亚(更新) - 散文eksekusi mati terhadap terpidana kasus narkotika telah dilakukan pada Jumat dini hari,29 Juli,sekitar pukul 00:45 di pos polisi Pulau Nusakambangan,Jawa Tengah。

Berdasarkan pernyataan dari Jaksa Muda Pidana Umum,Noor Rachmat,dari 14 terpidana yang semula akan dieksekusi,baru 4 orang yang dikonfirmasi sudah menghadapi regu tembak。

Keempat terpidana itu adalah Freddy Budiman(印度尼西亚),Seck Osmane(塞内加尔),Michael Titus(尼日利亚),Dan Humphrey Jefferson(尼日利亚)。

Sementara,nasib 10 terpidana lainnya belum diketahui apakah proses eksekusi ditunda atau tidak jadi dilakukan。

Lalu,apa alasan Kejaksaan Agung akhirnya hanya mengeksekusi 4 terpidana mati itu? Noor menjelaskan hal itu tergantung dari tindak perbuatannya yang secara masif dalam mengedarkan narkoba。

Perlu diketahui Seck Osmane adalah pemasok kepada pengedar lainnya。Michael(Titus)juga begitu.Doktor(Humprey Jefferson)juga licik dengan cara kamuflase warung makannya,itulah alasan saya.Dari peninjauan hukum,mereka dua kali PK(peninjauan kembali)dan semuanya ditolak ,“卡塔努尔。

Sementara,untuk Freddy,ia dieksekusi karena masih mengendalikan peredaran narkoba dari balik jeruji besi kendati sudah dijatuhi vonis mati。 Keputusan kasasi yang diputuskan pengadilan justru memperkuat vonis matinya。

“杨bersangkutan(弗雷迪)tidak pernah mengajukan grasi kepada Presiden。Haknya pun sudah gugur karena sudah lewat oleh waktu,”tutur Noor。

Menurutnya,散文eksekusi terhadap 10 terpidana mati lainnya ditunda dan menunggu kabar lanjutan。

“Nanti akan dikabarkan lagi untuk sisanya(10 terpidana mati),”ujar Noor。

(BACA:

Hujan deras dan angin kencang mengiringi proses eksekusi di pulau yang dijuluki Alcatraz Indonesia itu。 Bahkan saat dilakukan proses eksekusi,tenda yang dibangun di lapangan lokasi dilaporkan sempat roboh akibat diguyur hujan dan dihantam angin kencang。

Berikut profil singkat keempat terpidana yang sudah dieksekusi mati:

弗雷迪布迪曼

Salah satu bandar narkoba terbesar di Indonesia。 Walau sudah ditangkap pada 2009 lalu,Freddy tetap bisa mengendalikan perdagangan narkoba dari balik jeruji。 Ia merupakan terpidana yang ditembak pertama kali pada Jumat dini hari。

Tingkah Freddy menjadi pusat perhatian saat seorang model majalah pria dewasa,Vanny Rossyane,blak-blakan kepada media menceritakan bahwa p ria kelahiran Surabaya,19 Juli 1976,itu mendapatkan ruangan mewah di LP Cipinang yang berujung pada pencopotan Kalapas Cipinang。

Ia divonis mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat karena mengimpor 1.412.476 butir ekstasi dari Tiongkok pada Mei 2012。

Dia pernah ditangkap 2009,karena memiliki 500克sabu-sabu。 Saat itu,divonis 3 tahun dan 4 bulan。 Feddy kembali berurusan dengan aparat pada 2011.Saat itu,dia kedapatan memiliki ratusan gram sabu dan bahan pembuat ekstasi。

Ia kemudian menjadi terpidana 18 tahun karena kasus narkoba di Sumatera dan menjalani masa tahanannya di Lapas Cipinang。 Modus yang dilakukannya adalah dengan memasukan narkoba ke dalam akuarium di truk kontrainer。

2. Gajetan Acena Seck Osmane

Osmane dijatuhi vonis hukuman mati pada 2004 karena membawa 2,4 kg海洛因dalam 25 bungkus。 Mahkamah Agung menolak PKnya pada 2005。

迈克尔泰特斯

Michael Titus dijerat hukuman mati terkait kepemilikan海洛因seberat 5,8公斤pada 2003. Ia pernah mengajukan PK pada 2011,namun ditolak。 PK keduanya pada Januari 2016 kembali ditolak oleh PN Tangerang

Titus mengklaim selama pemeriksaan saat ditangkap oleh kepolisian,ia mendapatkan intimidasi untuk mengakui kepemilikan narkoba。 Jenazahnya akan dibawa Nigeria。

汉弗莱杰斐逊

Jefferson ditangkap di sebuah restoran yang dimilikinya di Depok,Jawa Barat,pada 2003 karena kedapatan memiliki 1,7公斤海洛因。

Tinggalkan Nusakambangan

Pasca dieksekusi,ambulans pembawa peti jenazah terlihat meninggalkan Dermaga Wijayapura pada Jumat,29 Juli,pukul 04:30 WIB。

Terdapat 4 mobil ambulans yang terlihat tempat penyeberangan khusus Lapas di Pulau Nusakambangan itu。 Masing-masing dari mobil ambulans dikawal oleh satu mobil dari Unit Patroli Jalan Raya Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Jawa Tengah。

Secara berurutan, ambulans pertama yang keluar meninggalkan dermaga terlihat kosong disusul ambulans pembawa jenazah Gajetan Acena Seck Osmane dengan tujuan Rumah Sakit St.Carolus,Jakarta Pusat。

Selanjutnya,ambulans pembawa jenazah Humphrey Jefferson dengan tujuan Krematorium Eka Pralaya,Desa Kaliori,Kecamatan Kalibagor,Kabupaten Banyumas,Jawa Tengah。

Disusul ambulans pembawa jenazah Freddy Budiman yang akan menuju makam Bharatu Sedayu,Surabaya,Jawa Timur,dan ambulans pembawa jenazah Michael Titus Igweh menuju Rumah Sakit PGI Cikini,Jakarta Pusat。 - Dengan laporan Antara / Rappler.com