苍涮俭
2019-05-22 14:12:05
2016年7月26日下午4:44发布
2016年7月26日下午7:44更新

Kejaksaan mengumpulkan sejumlah keluarga terpidana mati beserta staf dari kedutaan beberapa negara,menjelang pelaksanaan eksekusi mati tahap III,pada 26 Juli 2016. Foto oleh Idhad Zakaria / Antara

Kejaksaan mengumpulkan sejumlah keluarga terpidana mati beserta staf dari kedutaan beberapa negara,menjelang pelaksanaan eksekusi mati tahap III,pada 26 Juli 2016. Foto oleh Idhad Zakaria / Antara

雅加达,印度尼西亚 - Empat belas terpidana mati telah dipindahkan ke ruang isolasi di Lembaga Pemasyarakatan(Lapas)Batu,Pulau Nusakambangan,Cilacap,Jawa Tengah,sejak Senin malam,25 Juli。

Dalam beberapa eksekusi mati di Nusakambangan sebelumnya,terpidana mati dipindahkan ke ruang isolasi tiga hari,atau 72 jam,sebelum eksekusi。

“Kita sudah persiapkan [eksekusi mati] karena waktunya sudah semakin dekat。 Tapi persiapan belum决赛。 Jadi kita belum bisa kasih kepastian waktunya dan jumlah yang akan dieksekusi mati,“kata Kepala Pusat Penerangan Hukum(Kapuspenkum)Kejaksaan Agung,M。Rum kepada ,Selasa,26 Juli。

Namun,Rum menyatakan sudah ada anggaran untuk mengeksekusi mati 16 orang。 Jumlah terpidana mati di Indonesia sendiri saat ini ada 152 orang,yang mencakup 92 terpidana kasus pembunuhan,58 orang kasus narkotika,serta 2 orang kasus terorisme。

Menurutnya,Kejaksaan Agung telah memberikan notifikasi kepada kedutaan besar masing-masing terpidana mati yang warga negaranya akan dieksekusi。 Hal tersebut m erupakan bagian dari persiapan。 Kendati demikian,ia tidak menyebutkan berapa negara yang telah diberitahu。

Wakil Duta Besar巴基斯坦,Syed Zahid Raza,mengatakan bahwa pihaknya telah diberitahu oleh Kejaksaan Agung terkait salah seorang warga negaranya yang akan dieksekusi。 法新社melaporkan,kemungkinan eksekusi akan dilaksanakan pada Jumat tengah malam pekan ini。

Selain Pakistan,negara-negara lain yang warganya dikabarkan akan dieksekusi meliputi印度,尼日利亚,丹津巴布韦。

Sementara,perwakilan kedutaan besar sejumlah negara,keluarga,dan penasihat hukum beberapa terpidana mati kasus narkoba,serta Koordinator Rohaniwan Lapas se-Nusakambangan,KH Hasan Makarim,mengunjungi Kejaksaan Negeri Cilacap,Jawa Tengah,pada Selasa。

Penasihat hukum dan perwakilan kedutaan besar atau konsulat menghadiri rapat di Kejaksaan Negeri Cilacap tentang persiapan eksekusi hukuman mati atas undangan Kejaksaan Agung。 -Rappler.com