余驸
2019-05-22 11:27:03
2016年7月19日上午11:31发布
2016年7月19日上午11:31更新

WARGA MALAYSIA DICULIK。利马warga马来西亚diculik pada Senin,18 Juli di Lahad Datu。 Belum diketahui siapa pelaku penculikan,tetapi diduga pelaku adalah kelompok Abu Sayyaf。

WARGA MALAYSIA DICULIK。 利马warga马来西亚diculik pada Senin,18 Juli di Lahad Datu。 Belum diketahui siapa pelaku penculikan,tetapi diduga pelaku adalah kelompok Abu Sayyaf。

雅加达,印度尼西亚 - Aksi penculikan yang diduga kembali dilakukan oleh kelompok militan Abu Sayyaf terjadi pada Senin,18 Juli di perairan di Tanjung Labian,Lahad Datu,Sabah,Malaysia。 Menurut informasi dari sumber militer di Malaysia ada 5 pelaut mereka yang diculik ketika tengah bekerja di kapal tunda Serundung 3。

“Kapal tunda Serudung 3 dan tongkang Serudung 4 ditemukan dalam keadaan kosong sekitar 11 mil di Tanjung Labian sekitar pukul 14:00 pada Senin kemarin,”ujar sumber tersebut。

Mereka juga menyebut kemungkinan isi kapal tunda tersebut juga telah dirampok dan dibawa kabur。 Pasukan khusus马来西亚telah mengkonfirmasi insiden tersebut kepada militer菲律宾人。

“Kapal tunda telah ditarik ke Lahad Datu untuk penyelidikan lebih lanjut,”kata sumber itu lagi。

Ini merupakan kejadian kedua di area tersebut。 Sebelumnya, di sebuah kapal nelayan Malaysia juga diculik pada Sabtu malam,9 Juli。 Dalam kejadian tersebut pelaku yang juga diduga Abu Sayyaf telah mengincar untuk menculik WNI。 Sebab,ketika pelaku mendatangi kapal nelayan tersebut,mereka meminta dokumen paspor para WNI。

Dari 7 orang yang berada di dalam kapal nelayan,3 diculik oleh pelaku karena telah menunjukkan paspor Indonesia。 Akibat kejadian itu,Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menekankan agar patroli bersama oleh militer negara segera direalisasikan。

Pada Rabu esok,Menteri Pertahanan dari 3 negara akan bertemu di Kuala Lumpur untuk finalisasi kesepakatan patroli bersama。 - Rappler.com

BACA JUGA