乌扣危
2019-05-22 05:19:17
发布时间:2016年7月15日下午3:39
2016年7月15日下午3:59更新

SUASANA KTT味精。 Suasana di dalam pertemuan tingkat tinggi Melanesian Spearhead Group pada Kamis,Juli 14。 Foto oleh Kementerian Luar Negeri

SUASANA KTT味精。 Suasana di dalam pertemuan tingkat tinggi Melanesian Spearhead Group pada Kamis,Juli 14。 Foto oleh Kementerian Luar Negeri

印度尼西亚雅加达 - Pakar hukum国际Hikmahanto Juwana mengingatkan pendukung西巴布亚联合解放运动(ULMWP)bahwa masalah Papua sudah selesai dan bahwa menjadi anggota penuh Melanesian Spearhead Group(MSG)tidak akan membuat provinsi Indonesia paling timur itu merdeka。

“Sebenarnya masalah Papua sudah final jadi tidak perlu ada lagi lobi-lobi,”kata Hikmahanto kepada Rappler pada Jumat,15 Juli。

Hikmahanto dimintai komentar mengenai usaha ULMWP menjadi anggota penuh MSG dalam pertemuan tingkat tinggi di Honiara,Kepulauan Solomon pada Kamis,14 Juli。

Sebagai 准会员 ,印度尼西亚juga hadir dalam pertemuan tersebut。

Papua,menurut Hikmahanto,tidak akan merdeka hanya karena ULMWP,organisasi politik dari kelompok bersenjata Operasi Papua Merdeka,menjadi anggota penuh MSG。

“MSG tidak sama dengan PBB di mana Palestina dianggap观察员di PBB,”kata Hikmahanto。

印度尼西亚merupakan salah satu negara yang mendukung Palestina merdeka。

Papua juga berbeda dari Timor Leste,yang pernah menjadi bagian dari Indonesia selama 24 tahun。

“Proses masuknya Timtim,(印度尼西亚)dituduh aneksasi,sementara Papua sudah ada jajak pendapatnya,”kata Hikmahanto。

巴布亚melakukan penentuan pendapat rakyat(Pepera)pada 1969,

Hikmahanto mendesak Pemerintah印度尼西亚mengirim surat protes kepada negara-negara yang mendukung ULMWP menjadi anggota penuh di lembaga antar negara di Melanesia ini。

“Kalau ada negara yg tergabung dalam MSG mengakui ULMWP maka itu merupakan tindakan tidak bersahabat terhadap Indonesia.Pemerintah bisa lakukan protes diplomatik,”kata Hikmahanto。

Dalam pertemuan tingkat tinggi p ada Kamis,14 Juli,para pemimpin MSG memutuskan menunda keputusan mengenai keanggotaan ULMWP sampai September。 Sementara itu,MSG akan melakukan perbaikan terhadap persyaratan menjadi anggota。

Dua anggota penuh MSG - Kepulauan Solomon dan Vanuatu - telah menyatakan dukungan ULMWP menjadi angota penuh,sementara tiga lain - 斐济,巴布亚新几内亚,dan前Pembebasan Nasional Kanak dan Sosialis dari Kaledonia Baru - belum mengambil sikap。

Dialog dengan ULMWP

Sementara itu,anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi(DPRP)Papua Launrenzius Katepa mengatakan pemerintah pusat harus melakukan对话dengan ULMWP guna mencari solusi damai terhadap masalah Papua。

“Kenapa ULMWP meminta(menjadi)anggota(penuh)MSG?Pasti ada yang salah selama ini,masalah sejarah dan kekerasan militer,”kata anggota Komisi I DPRP Papua yang menangani masalah hak asasi manusia(HAM)dan politik ini。

Politikus dari Partai Nasional Demokrat(NasDem)ini juga meminta pemerintah pusat touk tidak melihat Papua dari sisi politik saja。

“Adili pelaku kejahatan di semua pelanggaran HAM,buka ruang demokrasi,dan berikan kebebasan kepada wartawan asing dan pekerja kemanusiaan bekerja secara bebas tanpa ada kecurigaan。” - Rappler.com