乌扣危
2019-05-22 01:07:13
2017年11月3日下午3:00发布
2017年11月3日下午3:00更新

Peneliti战略与国际研究中心(CSIS)Arya Fernandes mengatakan generasi milenial menginginkan pemimpin baru。 Foto oleh Bernadinus Adi

Peneliti战略与国际研究中心(CSIS)Arya Fernandes mengatakan generasi milenial menginginkan pemimpin baru。 Foto oleh Bernadinus Adi

印度尼西亚雅加达 - Peneliti Departemen Politik dan Hubungan国际战略与国际研究中心(CSIS)Arya Fernandes memaparkan hasil survei yang menyebutkan bahwa generasi milenial menginginkan pemimpin baru。

Ia menyebutkan selain memberikan kesempatan kepada Jokowi dan Prabowo,hasil survei menunjukkan kecenderungan generasi milelish memilih pemimpin baru seperti Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini,Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama,Wali Kota Bandung Ridwan Kamil,dan beberapa nama lain。

“Generasi milenial membuka ruang untuk tokoh-tokoh baru,tokoh yang dianggap bisa mewakili harapan baru,dan itu alternatif bagi mereka,”kata Arya di Gedung Pakarti Center,Jakarta pada Jumat,2017年11月3日。

Arya menyarankan baik Jokowi mau pun Prabowo yang masih berpotensi besar dalam Pilpres 2019 untuk mengubah strategi agar mampu meraih simpati generasi milenial。

Hasil survei menyebut dua nama yang mencuat yang diinginkan generasi milenial menjadi sosok Presiden 2019 mendatang。 Dua nama itu adalah Joko“Jokowi”Widodo dan Prabowo Subianto。

Dalam survei tersebut terdapat 33 persen generasi milenial yang menginginkan Jokowi kembali terpilih dalam pemilihan umum 2019,sementara Prabowo mendapatkan 25 persen suara dari genarasi milenial。

Menurut Arya,capaian tersebut masih terlalu kecil jika dibandingkan dengan tingkat simpati genarisi non milenal kepada kedua tokoh tersebut。

“Dari segi distribusi,memang masih relatif kuat kepada Jokowi,namun data ini menunjukan bahwa pilihan generasi milenial kepada dua tokoh ini masih kurang jika dibandingkan dengan generasi non milenial,”katanya。

Dari paparannya,Arya mengatakan strategi baru sudah mulai dilakukan oleh Presiden Jokowi。 Terbukti Jokowi sudah mulai menggunakan fasilitas媒体sosial ala anak milenial seperti Vlog,Instagram,Facebook,dan Twitter。

“Kmanya。” - Rappler.com