颛孙刿
2019-05-22 14:17:15
发布于2016年7月14日下午3:38
2016年7月14日下午3:45更新

PEMBEBASAN WNI DARI ABU SAYYAF。 Ratusan buruh dari beberapa organisasi berunjuk rasa di depan gedung Kedutaan Filipina di Jakarta。 Mereka menuntut agar 10 WNI yang disekap oleh Abu Sayyaf di Filipina selatan。 Foto oleh Santi Dewi / Rappler

PEMBEBASAN WNI DARI ABU SAYYAF。 Ratusan buruh dari beberapa organisasi berunjuk rasa di depan gedung Kedutaan Filipina di Jakarta。 Mereka menuntut agar 10 WNI yang disekap oleh Abu Sayyaf di Filipina selatan。 Foto oleh Santi Dewi / Rappler

雅加达,印度尼西亚 - Massa yang terdiri dari beberapa organisasi buruh seperti Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia(KSPI),Serikat Pekerja Nasional dan Rumah Rakyat Indonesia(RRI)berdemonstrasi di depan gedung Kedutaan Filipina di Jakarta pada Kamis,Juli 14。 Mereka menuntut琼脂Pemerintah Filipina membebaskan 10 WNI yang kini masih disekap oleh kelompok Abu Sayyaf。

“Berulangnya kasus penyanderaan para buruh Anak Buah Kapal(ABK)asal Indonesia oleh Kelompok Abu Sayyaf dari Filipina sebanyak 4 kali dalam 4 bulan terakhir,menandakan Pemerintah Indonesia dan juga Filipina gagal dalam melindungi perairan Indonesia dan Filipina.Benk Pemerintah Indonesia dan Filipina seperti keledai, karena tidak belajar dan mengulangi kesalahan serta kelalaian yang sama,“ujar Sekretaris Jenderal KSPI,Muhammad Rusdi ketika membacakan pernyataan organisasi buruh。

Oleh sebab itu,KSPI mengecam kelalaian dan tidak seriusnya Pemerintah Filipina terhadap penyanderaan yang terus berulang di perairan Filipina。 KSPI mendesak Pemerintah印度尼西亚dan Panglima TNI untuk tak takut mengerahkan pasukan dan membebaskan 10 WNI yang kini masih disandera。

“Selain itu,kami juga mendesak agar Pemerintah Indonesia mengeluarkan peringatan perjalanan dan memastikan keamanan perairan dari dan menuju ke Filipina,”tutur Rusdi。

Dalam aksi unjuk rasa yang diikuti ratusan orang tersebut,organisasi buruh turut membentangkan spanduk berisi beberapa tulisan。 Di antaranya bertuliskan“去地狱Philipina dan Abu Sayyaf”dan“Yth.Panglima TNI lakukan operasi militer segera dan bebaskan sandera buruh WNI”。

Rusdi dan satu perwakilan dari organisasi buruh sempat diterima oleh Wakil Duta Besar Filipina untuk Indonesia。 Selama lima menit mereka bertemu,Rusdi mengaku telah menyampaikan 3 poin tuntutan organisasi buruh yaitu meminta agar Pemerintah Filipina aktif dalam membebaskan 10 ABK yang masih disandera,mendesak militer Filipina agar segera bekerja sama dengan Indonesia dan memastikan perairan Filipina dalam keadaan aman。

“Wakil Duta Besar Filipina berjanji akan menyampaikan tuntutan tersebut kepada pemerintah pusat mereka di Manila,”kata Rusdi。

Ancam kerahkan massa lebih besar

BERKOMUNIKASI。 Sekjen Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia,Muhammad Rusdi(kanan)tengah berkomunikasi dengan perwakilan Kedutaan Filipina di Jakarta sebelum unjuk rasa dimulai pada Kamis,14 Juli。 Foto oleh Santi Dewi / Rappler

BERKOMUNIKASI。 Sekjen Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia,Muhammad Rusdi(kanan)tengah berkomunikasi dengan perwakilan Kedutaan Filipina di Jakarta sebelum unjuk rasa dimulai pada Kamis,14 Juli。 Foto oleh Santi Dewi / Rappler

Rusdi meminta agar tuntutan mereka itu bisa dipenuhi dalam beberapa hari ke depan。 Sebab,jika tidak,mereka akan kembali pekan depan ke gedung Kedutaan Filipina dan berdemonstrasi dengan massa yang lebih besar。

“Biasanya kami berdemonstrasi dalam jumlah最小的1.000 orang,”tuturnya。

Namun,sempat muncul tanda tanya dari publik,mengapa tiba-tiba KSPI peduli terhadap isu penyanderaan ABK oleh kelompok militan Abu Sayyaf? Rusdi menjawab karena 10 ABK杨disandera termasuk buruh。 Bahkan,3 di antaranya adalah para TKI yang saat ini masih bekerja di perusahaan penangkap ikan milik Malaysia。

“Kami tidak ingin nasib mereka berakhir seperti warga Kanada yang kemarin dipenggal kepalanya karena pemerintah terlambat memberi bantuan,”kata Rusdi。

Usai berunjuk rasa di depan gedung Kedutaan Filipina,massa kemudian bergerak ke gedung Kementerian Ketenagakerjaan。 Organisasi buruh mengaku prihatin dan geram karena Menteri Tenaga Kerja,Hanif Dhakiri,tidak pernah memberikan komentar sedikit pun sejak awal peristiwa penculikan terhadap ABK Indonesia。

“Kalau perlu hari ini Menaker mundur saja,”katanya。

Berikut视频pernyataan organisasi buruh KSPI杨menuntut pembebasan 10 WNI:

-Rappler.com

BACA JUGA: