余驸
2019-05-22 09:28:19
2016年6月17日下午9:12发布
2016年6月17日下午9:14更新


DENPASAR,印度尼西亚 - Seorang oknum polisi dari Polres Klungkung,Bali ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat,17 Juni,karena diduga telah mencabuli anak baru gede BW(17 tahun)sejak korban berusia 12 tahun。

Kepala Bidang Propam Polda Bali Ajun Komisaris Besar Beny Arjanto mengatakan tersangka berinisial KA melakukan pelanggaran berat Kode Etik Polri dan Kode Etik Profesi Polri。

Sementara itu,Direskrimum Polda Bali Komisaris Besar Hery Susanto mengatakan dari hasil pemeriksaan sementara,KA mengaku jika hubungan dengan BW dilakukan atas dasar suka sama suka。

“Kalau versi pelaku perbuatan cabul itu dilakukan atas rasa suka sama suka.Itu akan kita dalami,”kata Hery Susanto,yang didampingi Kabid Humas Polda Bali Komisaris Besar Hery Wiyanto。

“Dari pemeriksan saksi dan hasil visum mengarah kepada perbuatan cabul.Selain itu ada foto korban yang disebar。”

Hery mengaku telah memeriksa orang-orang yang menerima foto bugil korban。 “Sekarang ada empat saksi.Kita akan terus melakukan pemeriksan saksi dan olah TKP,”ujarnya。

Sebelumnya,Hery Wiyanto mengatakan oknum polisi berpangkat Apida itu selalu mengancam akan membunuh korban jika menolak perbuatan biadab pelaku。

Jika terbukti KA memiliki senjata api seperti yang dilontarkannya tiap kali mengancam korban,pelaku akan dikenakan hukuman tambahan karena Polres Klungkung sama sekali tak membekali pelaku dengan senjata api。

“Kalau berdasarkan keterangan hasil pemeriksaan Kapolres Klungkung,yang bersangkutan sendiri tidak membawa senjata.Itu bisa kita lihat dari hasil inventaris yang bersangkutan tidak dibekali senjata,”katanya。 - Rappler.com