秦窬
2019-05-22 10:01:02
2017年10月31日下午6:24发布
2017年10月31日下午6:24更新

Sebanyak 28 jenasah korban terbakarnya gudang kembang api di RS Polri terindentifikasi。 Foto oleh Bernardinys Adi / Rappler

Sebanyak 28 jenasah korban terbakarnya gudang kembang api di RS Polri terindentifikasi。 Foto oleh Bernardinys Adi / Rappler

雅加达,印度尼西亚 - Tim灾害受害者鉴定(DVI)merilis 13 jenazah korban kebakaran pabrik kembang api di Kosambi,Banten pada Kamis,pada 26 Oktober 2017。

“总共ada 28 korban yang sudah teridentifikasi,”ujar Wakil Ketua DVI Yusuf Mawadi di Posko Ante Mortem Rumah Sakit Polri Kramat Jati,Selasa,31 Oktober 2017。

Dari 28 jenazah yang sudah teridentifikasi,nama Ega Suparna,sosok yang ditetapkan sebagai tersangka,belum juga muncul。

Ega ditetapkan sebagai buronan,kendati dirinya diduga kuat sebagai masuk dalam jajaran korban kebakaran。

Yusuf mengatakan keluarga Ega sudah pernah mendatangi posko ante mortem di Rumah Sakit Polri。 Namun,Yusuf menyayangkan,pihak keluarga yang datang bukanlah dari keluarga kandung,seperti orangtua,saudara,atau anak kandung。

Padahal kedatangan pihak keluarga kandung dapat mempermudah proses identifikasi melalui proses pencocokan DNA。

Kesulitan mengidentifikasi

Proses identifikasi memang tidak mudah。 Yusuf menyebut dari 49 kantong jenazah yang diterima RS Polri,belum tentu semuanya adalah jenazah。 “Kalau ada kiriman 1,2,3,4,7 kantong,itu tidak menggambarkan jumlah korban.Bisa saja 1 kantong itu isi 2 korban yang karena terbakar jadi menyatu,”ujar Yusuf。

Kondisi korban yang memilukan memang menjadi kendala dalam mengidentifikasi。 Terlebih korban yang kondisinya sudah tidak utuh。 达里共有49个kantong yang sudah diterima Polri,45个adalah jenazah,dan 4 lainnya berisi bagian tubuh。

Usia ke-13 jenazah juga belum berhasil ditentukan oleh Tim DVI。 Yusuf mengakui adanya kesulitan dalam identifikasi usia korban。 Tim DVI hingga kini masih terus melanjutkan proses identifikasi jenazah yang masih tersisa。

Sebelumnya,pada Jumat,2017年10月27日,Tim DVI berhasil mengidentifikasi 1 jenazah bernama Surnah。 Lalu pada Sabtu,2017年8月28日,3 jenazah teridentifikasi bernama Marwanti binti Atip,Sutrisna bin Alim,dan Slamet Rahmat。

Kemudian pada Minggu,2017年10月29日,Tim DVI RS Polri berhasil mengidentifikasi 5 jenazah yakni Aminah Binti Ambeng,Maryati binti Dai,Nilawati,Uni dan Angga Gunawan。

Senin kemarin,6 jenazah berhasil teridentifikasi dengan nama Halimah Binti Saroni,Robiyah,Epih Binti Udin,Ponih,Putri,dan Aryusli Hardiwan。

Atas tragedi yang menelan puluhan korban jiwa tersebut,Polisi menetapkan 3 tersangka yakni,Indra Liyono,selaku pemilik pabrik dijerat Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kematian,Pasal 74 junto 183 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan,dengan dengan ancaman hukuman lebih达里利马塔洪。

Sementara dua tersangka lainnya Andry Hartanto dan Subarna Ega dijerat dengan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan Kematian dan Pasal 188 KUHP,tentang kelalaian yang menyebabkan kebakaran dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun。

Indra Liyono dan Andry Hartanto saat ini telah ditahan di rumah tahanan Polda Metro Jaya,sedangkan Subarna Ega masih dalam pencarian kepolisian。

Berikut adalah daftar 13 jenazah yang sudah teriteridentifikasi periode Selasa,2017年10月31日:

Yanti,alamat Tangerang,Banten,melalui proses pembandingan gigi dan medis。

2. Iyus Hermawan,alamat Bandung,Jawa Barat,melalui proses pembandingan gigi dan medis。

3. Muhammad Taneri,alamat Tegal,Jawa tengah melalui proses pembandingan gigi dan medis。

4. Rahmawati,alamat Tangerang,Banten melalui proses pencocokan DNA,medis,dan gigi。

5. Rohimah,alamat Tangerang,Banten melalui proses pencocokan DNA dan medis。

6. Khoiriyah,alamat Tangerang,Banten melalui proses pencocokan DNA,medis dan gigi。

7. Arsiah,alamat Tangerang,Banten melalui proses pencocokan DNA dan medis。

8. Ade Rosita,alamat Bandung,Jawa Barat,melalui proses pencocokan DNA,dan medis。

9. Abdul Arip,alamat Tangerang Banten melalui proses pencocokan DNA,medis,dan gigi

10. Oleh Bin Nurdin,alamat Bandung,Jawa Barat melalui proses pencocokan DNA,medis,dan gigi。

11. Neli,alamat Tangerang Banten melalui proses pencocokan DNA,medis dan gigi。

12. Siti Subaikah,alamat Tangerang,Banten melalui proses pencocokan DNA,medis,dan gigi。

13. Siti Almawati,alamat Tangerang,Banten melalui proses pencocokan DNA,medis,dan properti。 -Rappler.com