苏佯
2019-05-22 06:39:10
发布时间2016年5月31日下午2:31
2016年6月2日下午8:08更新

SERIBUAN BURUH BERDEMO TOLAK PP PENGUPAHAN。 Ribuan pekerja dari berbagai serikat buruh meneriakkan yel yel sebelum melakukan longmarch di kawasan Tambun,Bekasi,Jawa Barat,Kamis(19/11)。

SERIBUAN BURUH BERDEMO TOLAK PP PENGUPAHAN。 Ribuan pekerja dari berbagai serikat buruh meneriakkan yel yel sebelum melakukan longmarch di kawasan Tambun,Bekasi,Jawa Barat,Kamis(19/11)。

雅加达,印度尼西亚-Unks Perbudakan Global 2016 menempatkan Indonesia di posisi 7 di Asia Tenggara dengan sekitar 736.000 warga masih terjebak dalam perbudakan modern。 Secara全球,印度尼西亚berada di posisi 39 dari 168 negara yang diteliti secara global。

“Isu-isu perbudakan modern(di Indonesia)berkaitan dengan pembantu rumah tangga asing dan pernikahan paksa dan anak-anak,”kata Indeks Perbudakan Global(GSI)dalam laporan yang dikeluarkan pada Selasa,31 Mei。

Di Asia Tenggara,Kambodia mencatat prevalensi perbudakan现代tertinggi dengan 1,6 persen dari jumlah penduduk,diikuti oleh Myanmar dengan 0.96 persen,Brunei Darussalam 0.81 persen,Thailand 0.63 persen,Malaysia 0.43 persen,dan Filipina 0.40 persen。

Sementara negara dengan prevalensi perbudakan terendah di Asia Tenggara ditempati oleh Vietnam dengan 0.17 persen dari jumlah penduduk,diikuti oleh Singapura 0.17 persen,Timor Leste 0.29 persen,dan Laos 0.29 persen。

Dari segi jumlah korban perbudakan modern,India menempati posisi teratas dengan 18,35 juta orang,diikuti Tiongkok dengan 3,39 juta orang,Bangladesh 1,53 juta,dan Uzbekistan 1,23 juta orang。

GSI mendefinisikan perbudakan现代sebagai situasi eksploitasi di mana seseorang tidak bisa menolak atau pindah karena ancaman,kekerasan,pemaksaan,penyalahguanaan kekuasaan atau tipu muslihat。

Saat ini sekiar 45,8 juta orang di seluruh dunia masih terjebak perbudakan现代dan sekitar 66 persen dari mereka berada di Asia Pasifik。

Menurut Indeks Perbudakan Global,negara-negara di dunia,termasuk Indonesia,membayar murah para pekerja yang menghasilkan produk untuk pasar Eropa Barat,Jepang,Amerika Utara,dan Australia。

Beberapa dari negara tersebut dinilai sudah melakukan terobosan untuk mengatasi hal ini,seperti Indonesia yang berupaya untuk menelusuri perbudakan nelayan di perairannya。

Sementara itu,laporan menyebut bahwa韩国Utara menjadi negara dengan perkiraan pekerja yang terjebak perbudakan现代tertinggi berdasar prevalensi terhadap populasi。 Tapi data ini sulit diverifikasi meski ada bukti bahwa warga Korea Utara dipekerjapaksakan oleh negara。

Posisi kedua diduduki oleh乌兹别克斯坦。 Laporan menyebut perbudakan现代di negara ini terjadi di perkebunan kapas。 Mirisnya,negara menjadi pihak yang mempekerjakan warganya sendiri。

Posisi ketiga ditempati oleh Kamboja。 Perbudakan现代di negara ini terjadi pada pekerja seksual,manufaktur,pertanian,konstruksi,dan pekerjaan rumah tangga。

Sementara itu,laporan itu juga menyebut negara dengan tingkat prevalensi berdasar populasi terendah untuk pekerja yang terjebak perbudakan modern。 Negara tersebut antara lain Eropa Barat,Amerika Utara,澳大利亚,Selandia Baru。

Tapi ternyata itu juga bukan kabar baik,sebab pekerja dari 10 negara dengan penduduk terpadat ternyata menggantikan pekerja asal empat negara maju tersebut。 Mereka dibayar murah untuk memproduksi barang yang dipasarkan di Eropa Barat,Jepang,Amerika Utara,dan Australia。

Negara yang dimaksud adalah India,China,Pakistan,Bangladesh,Uzbekistan,Korea Utara,Russia,Nigeria,Kongo,dan Indonesia。 Baca laporan lengkapnya sini -Rappler.com